HanieAgung
  • Home
  • About Me
  • Contact Me
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

 Sebagai penumpang emang harus manut alias ikut aturan ya itu memang benar. 

Menumpang hidup atau sekedar nunut ngiyup meskipun sudah bertindak sesuai peraturan tetapi kalau masih banyak disalahkan atau dilabeli sebagai tempat kesalahan bukannya sudah melanggar hak ya.

Entahlah..

Kadang bingung dengan keadaan yang ada.. jika menumpang hidup kan benar-benar bergantung atau menggantungkan hidup itu tanpa keluar biaya sama sekali. Nah kalau tinggal dan semua biaya dibayarkan apakah itu disamakan dengan numpang.

Peraturan sebagai tuan rumah yang kadang mencekik orang yang menumpang tetapi bayar. Ya mungkin orang tersebut tidak berpikir sebagai uang kontrakan tapi lebih karena memang sudah seharusnya tapi kalau pemilik rumah selalu mengatakan hal yang tidak menyenangkan bukankah itu sudah tidak sehat?

Sekali lagi entahlah..

Banyak aturan dan jika ada sesuatu yang rusak maka yang menumpang disalahkan. Padahal memang umur ekonomis dari barang tersebut mungkin sudah habis tapi maunya semua barang itu awet sedangkan barang kan buatan manusia yang mudah rusak. 

Sekali lagi tuan rumah itu yang maha benar dan yang menumpang itu selalu salah.

Sudah lupa mungkin dengan harus menjaga hati orang lain.. tertutup dengan kuasanya sebagai pemilik rumah. 

Menjaga kewarasan sebagai orang yang menumpang memang seharusnya tapi bila hanya satu pihak saja apakah itu wajar dan adil?

Tidak tahulah..

Kemerdekaan yang mungkin dirindukan si penumpang ini. Mungkin disarankan untuk pindah atau kontrak tempat lain kalau sama-sama mengeluarkan biaya meskipun dalam konteks yang berbeda tapi hati yang tidak bisa. 

Terserahlah mungkin itu yang pada akhirnya bersemayam di dada dan pikiran si penumpang. Dia pun mungkin tidak tahu juga sampai kapan hahahaha.

Sudah berusaha untuk menerima dan memposisikan diri dengan baik sebagai penumpang yang taat akan aturan tapi jika.terus menerus di lukai hati apakah tetap memilih bertahan. Pertanyaannya apakah boleh memilih antara bertahan dan tidak? Bukankah hanya menjalankan peran dan semua sudah di atur oleh-Nya. 

Kesalahan yang mungkin tidak dilakukan si penumpang tapi bisa ditimpakan kepadanya dengan kalimat sakti kamu kan menumpang di sini. 

Tanpa mengindahkan apakah si penumpang terluka atau tidak dan tanpa memikirkan apakah nanti sipemilik akan menerima perlakuan yang sama dari orang lain atau tidak. Bisa jadi juga tidak berpikir bahwa Allah tidak tidur. 

Semoga si penumpang ini lebih kuat dan banyak hikmah yang diperoleh meskipun dia juga berpikir apa yang dia terima saat ini sebagai bentuk penggugur dosanya yang lampau..

Entahlah 


Hanya sebuah renungan ..


La, 23:55









 Aku jadi berpikir tentang khitan ini sejak anakku umur 2 tahun. Tapi rasa tidak tega akhirnya kubatalkan untuk mengkhitankannya. 

Usia tiga tahun, anakku sudah bisa berkomunikasi dengan baik. Kuajak bicara dan bercerita tentang khitan atau sunat. Awalnya sih mau saja. Suatu waktu dia bilang tidak mau sunat katanya Abi saja yang sunat sehingga membuatku tertawa.

Ketika usianya tiga setengah tahun, keponakan suami sunat dan kami ikut mengantarkannya ke rumah sunat. Ternyata metode yang di pakai adalah metode konvensional makanya keponakan sampai nangis jerit-jerit. Hingga itu membuat anakku agak trauma dengan kata "sunat". 

Awalnya aku tidak paham dengan metode dalam sunat. Berpikirnya ya sunat saja. 

Di beberapa komunitas para ibu yang sudah menyunatkan anaknya sering pada cerita pengalaman mengenai sunat dan metode yang dipakai.

Aku pun penasaran dan mencari informasi dari internet. Ternyata memang ada beberapa metode atau cara sunat ini supaya anak tidak merasakan kesakitan dan trauma.

Sebelumnya perlu kita ketahui terlebih dahulu apa sih sunat atau khitan itu?

Pengertian Sunat : 

1. Dalam medis, sunat diartikan sebagai tindakan pemotongan kulit yang menutupi kepala penis. 

2. Khitan atau dalam bahasa Arab adalah Khatnun yang artinya memotong bagian depan. Menurut istilah Khitan yaitu memotong kulup (kulit bagian depan kelamin laki-laki) yang kulup tersebut merupakan tutup kepala zakar supaya kelamin laki-laki tidak mudah terpapar kotoran sisa air seni yang menempel di kelamin dalam itu. 

Hukum Pelaksanaan Sunat

Sunat ini ada dua untuk laki-laki dan perempuan. Sedangkan hukum pelaksanaan sunat adalah Hukum dari khitan untuk laki-laki adalah wajib. Khitan ini dilaksanakan sebelum laki-laki baligh, sedangkan untuk perempuan hukumnya sunnah atau hanya sebagai penghormatan hal itu menurut hampir semua ulama fiqih.

Manfaat Sunat 

Manfaat atau hikmah khitan antara lain:

1. Khitan tidak akan berpengaruh terhadap fungsi dan gairah seksual untuk laki-laki bahkan cenderung menambah kenikmatan sebab kelamin lebih bersih menjadikan nyaman untuk melakukan hubungan seksual.

2. Khitan/Sunat akan mempengaruhi kesuburan pria karena kelamin lebih bersih menjadikan sperma yang keluar tidak terkontaminasi kotoran yang bisa jadi terkandung penyakit dari sisa-sisa air kencing.

3. Khitan/sunat menjadikan laki-laki lebih mudah mencucui dan membersihkan bagian intimnya, sehingga kebersihannya tetap dijaga. Sedangkan laki-laki yang tidak disunat, akan susah untuk menjaga kebersihan area genitalnya sebab terdapat kulup yang menutupi.

4. Khitan atau sunat bisa menurunkan risiko infeksi saluran kemih.

5. Khitan atau sunat bisa mengurangi risiko infeksi penyakit menular seksual serta HIV AIDS.

6. Khitan atau sunat bisa untuk pencegahan adanya masalah fungsi penis karena kulup pada penis yang tidak di khitan kadang-kadang susah ditarik ke atas (fimosis). Hal ini mengakibatkaan peradangan di kulup atau kepala penis.

7. Khitan atau sunat juga bisa menurunkan risiko kanker penis dan wanita yang mempunyai pasangan pria yang sudah dikhitan mempunyai risiko kecil untuk terserang kanker serviks.

8. Memberikan kenikmatan dan perasaan nyaman ketika berhubungan intim kepada pasangan. Sedangkan untuk wanita khitan bisa untuk pengontrol syahwat seksual.

Metode Sunat 

Adapun metode yang digunakan sunat awalnya yang manual (istilah waktu aku kecil dan biasanya ke tempat sunat yang disebut bogem) atau konvensional. 

Semakin berkembangnya pengetahuan dan ilmu kedokteran serta meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang manfaat Sunat dan lingkungan sosial seorang anak juga mempengaruhi munculnya beberapa metode Sunat yang tidak menyebabkan sakit ataupun trauma dan penyembuhan yang lebih cepat.

Berikut ini beberapa metode Sunat :

1. Metode Sirkumsisi atau Konvensional 

Sunat dengan metode ini dilakukan dengan cara memotong langsung kulup dengan alat potong, seperti gunting atau pisau bedah. Metode sunat ini telah digunakan sejak lama dan masih banyak digunakan saat ini.

Adapun kelebihan yang ditawarkan, yaitu minim risiko dan dapat dilakukan untuk pasien segala usia.

Namun, proses penyembuhan metode ini lumayan lama dan membutuhkan perawatan di rumah yang lebih saksama.

2. Metode Laser (Electrical Cauter)

Sunat dengan metode laser menggunakan pemanas elektrik yang ditembakkan ke ujung penis untuk memotong kulup.

Metode sunat dengan laser kini menjadi pilihan banyak orang tua untuk anak. Proses tindakan ini lebih cepat dibandingkan metode lainnya.

Kelebihan metode laser adalah minim jahitan dan perdarahan. Proses penyembuhannya pun bisa lebih cepat dan perawatannya lebih sederhana. Adapun kekurangannya, kepala penis berisiko terpotong. 

3. Metode Klem

Sunat dengan metode ini dilakukan dengan cara memasang alat klem di batang penis sesuai dengan ukuran.

Setelah itu, kulup dipotong dengan pisau bedah. Klem akan terpasang pada penis hingga luka mengering.

Kelebihan dari metode klem adalah tidak menggunakan jahitan dan minim perdarahan. Selain itu, proses penyembuhan juga berlangsung cepat dan tidak terlalu terlalu nyeri.

Sayangnya, metode ini terbilang mahal dan klem berisiko menggantung di penis. 

4. Metode Stapler

Sunat dengan metode stapler umumnya dilakukan pada pria remaja dan dewasa.

Caranya dengan menggabungkan metode potong serta jahit dengan alat strapler berbentuk lonceng pada bagian dalam untuk melindungi kepala penis.

Selanjutnya, ada lonceng lain di luar yang punya pisau bundar untuk memotong kulup.

Metode ini punya kelebihan jahitan yang lebih kuat dan minim perdarahan. Akan tetapi, mirip seperti klem, harga metode stapler terbilang mahal. Stapler juga berisiko menggantung di kepala penis.

Banyak ahli mengatakan bahwa metode konvensional adalah yang paling aman untuk dilakukan. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh tingkat keberhasilan metode lain yang masih diragukan.

Perlu diketahui, saat penis disunat menggunakan metode konvensional, tindakan operasi memungkinkan pembuluh darah terbuka selama dijahit. Hasilnya, pembuluh darah tidak terbuka ketika pasien menangis atau menjerit sakit.

Itulah mengapa metode konvensional atau metode sirkumsisi dianggap yang paling aman untuk diaplikasikan.

Itulah beberapa metode Sunat dengan kelebihan dan kekurangannya.

Orang tua dan anak bisa konsultasi dengan dokter sebelum memilih metode untuk sunat. O iya sunat ini juga berlaku untuk orang dewasa yang belum disunat.

Semoga bermanfaat ❤️

Kegalauan seorang umi untuk memilih metode Sunat buat anaknya😂😅

LA, 23:10

Sumber : 

M.Klikdokter.com (dr. Astrid Wulan kusumoastuti)

INews (administrator, 18 Des 2019)







Sebelum mengenal suamiku aku sudah berteman dengan saudaranya yang bernama Heru yang kemudian menikah dengan Ella yang biasa kupanggil Doel atau Ello hihi. Kami bertiga adalah rekan kerja.

Tahun 2003  bulan September (kalau tidak salah) aku mendapat panggilan test di UI Salemba. Kebetulan juga Heru dan Ella ini akan ke Jakarta jadi bisa berangkat ke sana bersama mereka.
Alhamdulillah ijin pun keluar dari orang tua asalkan ke Ibukota tercinta tidak sendirian. 

Berangkatlah kami ke Jakarta yang ternyata juga dengan orang tua Heru. Mereka akan jagong atau kondangan ke tempat saudara Heru. Karena test ku di UI masih hari Rabu jadi aku diajak keliling ke rumah saudara Heru yang di Tangerang.

Di Tangerang kami menginap di rumah kakaknya yang bernama Supriati yang biasa dipanggil Mba Pri. 

Aku juga diajak jalan-jalan melihat ibukota negara tercinta yang sebelumnya hanya kulihat di televisi. Monas, Masjid Istiqlal dan Sea world. Kami mengajak saudara Heru yang bernama Rina. Dia lah sebagai penunjuk jalan alias guide nya gaess.

Setelah puas jalan-jalan mereka pun mengantarkan aku ke Atrium Senen tempat janjian dengan teman yang ku kenal di Bandung dimana kostnya dekat dengan UI Salemba.
Aku 2 hari menginap di kostnya karena setelah test Ella dan saudaranya menjemputku kemudian kami ke Bintaro.

Ternyata di rumah saudara yang di Bintaro sudah banyak yang menginap karena memang yang di kampung pada datang. Suasana pernikahan gaess.

Di Bintaro ini kenallah aku dengan Ami yang waktu itu pada panggil dik jadi kuikut manggil dik 😂.  Dia mengajak kami ke Tanah Abang. Wah jadi merengkuh dayung dua pulau terlpaui nih pikirku. Bisa tahu bagaimana pusat perbelanjaan terbesar itu.

Kami pagi berangkat ke Tanah Abang. Waktu itu masih pembangunan yang blok apa ya lupa 😂. Jadi jalan juga becek waktu mau ke tempat penjualan suvenir. Sebelumnya sih ke toko yang menjual baju kebaya bordir.

Tanah Abang benar-benar luas. Kalau tidak tahu jalan bisa nyasar nih soalnya bingung banyak pintu nya.

Harga di Tanah Abang benar-benar murah pantas saja jadi pusat grosir terbesar.

Kami sampai Bintaro lagi sudah menjelang malam. 

Itulah cerita bagaimana aku mengenal ke empat saudara suami yang awalnya teman kemudian menjadi saudara karena aku menikah dengan sepupu mereka. 

Alhamdulillah pertemanan dan persaudaraan kami tetap berlanjut semoga kami selalu menjadi saudara dan teman sampai Jannah-Nya aamiin 🤲🏻



 Siapa yang tahu tentang nastar? Kue yang biasa mengisi toples dan menjadi primadona saat lebaran. Hampir setiap rumah di meja ruang tamu saat lebaran paling tidak ada setoples kue lembut isi nanas yang rasanya ada yang biasa saja sampai premium.

Dari idntimes pengertian nastar adalah : Nama nastar berasal dari Bahasa Belanda, yakni 'ananas' atau nanas dan 'taartjes' atau tart. Pelafalannya pun dipermudah menjadi 'nastar'. Jadi, nastar adalah tart dengan isian selai nanas. Nastar sendiri telah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Dalam Bahasa Inggris, nastar ini sering disebut Pineapple Tarts atau Pineapple Nastar Roll. Kamu sudah tahu

Awalnya setahuku waktu aku kecil nastar itu berbentuk kaya keranjang dengan selai nanas sebagai isi keranjang. Rasanya manis asem gurih. Itulah nastar yang kukenal jika lebaran kerumah tetangga yang punya pabrik dan toko roti selera dan subur. 

Jika kerumah itu yang kita serbu (aku dan teman-teman) adalah kue-kue yang banyak banget jenisnya. Termasuk nastar. Selain juga setiap pulang mendapat uang baru. Meskipun keluarga itu etnis Cina tapi sangat baik dengan tetangga.

Jadi waktu aku kecil yang ada nastar ya rumah tetangga yang punya pabrik kue itu. Kalau tetangga lain sudah dianggap mampu jika punya Khong Guan dan sirup ABC hihi.

Nastar pun berkembang model dan isiannya. Bentuknya sekarang macam-macam. Ada yang bulat biasa dengan atau tanpa topping keju, keranjang, burger, lonjong. Ada warna kuning, hijau dan hitam. Untuk isian dominan nanas meskipun banyak tren bermunculan dengan isi blueberry, strawberry, kiwi, coklat.

Hampir setiap rumah tangga sekarang sudah pada belajar membuat kue terutama saat pandemi 2 tahun ini semakin marak produk rumahan yang menghasilkan kue kering untuk lebaran. Jadi semakin banyak pula variannya.

Tahun ini dirumah tidak ada nastar karena tidak membuat. 2020 keluarga kami bikin nastar hijau yang disebut nastar klepon panggang teflon dan wajan. Rasanya tidak kalah dengan yang dipanggang dengan oven. Tapi untuk jangka waktu nya memang lebih pendek hanya dalam seminggu saja rasa sudah berubah.

Memang sih tidak harus ada nastar di rumah saat lebaran tapi seperti ada yang kurang karena biasanya meskipun hanya setoples tapi aku beli jika tidak ada dari saudara yang membuatnya.

Yap nastar kue mungil yang selalu menggoda untuk dinikmati. Jadi rasanya ada yang kurang saja jika belum makan nastar saat lebaran meskipun sebenarnya aku lebih cenderung suka kastangel yang rasanya lebih ke asin karena keju yang dipanggang hmmm nikmat.. 

LA, 23:39 yang merindukan nastar 😂🥰


 Tahun ini masih sama dengan tahun kemarin yaitu pelarangan mudik lebaran. Dan dua kali lebaran aku tidak mudik 😭

Bisa dibayangkan gaes bagaimana perasaanku hihi. Ga usah pada membayangkan deh ya daripada ikut sedih.

Karena pandemi maka larangan dan pembatasan itu ada. Tapi memang berbeda dengan tahun kemarin. Lebaran ini meskipun ada pembatasan tapi tetap saja sih masih banyak yang nekat mudik. 

Berikut ini cerita mudikku dari tahun ke tahun.

1. 2009 Mudik pertamaku gaess..

Waktu itu aku berencana mudik tapi belum tahu mau naik apa. Pertama di Jakarta dan awal merasakan musik lebaran. Akhirnya merasakan nuansa mudik gaess. 

Akhirnya aku mudik bareng temen kantor yang rumahnya Jogja. Aku dan suami dipinjami mobil buat angkut bawaan kami kemudian kerumah temenku itu dan konvoi dengan tetangganya.

Kamis malam pukul 23:00 kami berangkat. Awalnya lancar saja tapi begitu memasuki kampung rambutan mulai terasa mobil jalannya agak tersendat bisa ditebak. Yap macet parah. 

Belum ada tol seperti sekarang yang sudah membantu kelancaran mudik.

Sampai Karawang saja sudah pukul 03:30 jadi berhenti dulu untuk makan sahur. 

Setelah itu lanjut lagi. Begitu keluar dari gerbang tol Cikampek kami berhenti dulu karena mengistirahatkan mobil dan melihat jalan yang masih macet.

Pukul 06:00 kami jalan lagi dan dolewatkan di jalan kampung yang mengarah lebih cepat tapi ternyata macet parah juga.

Subang menjadi jalan yang panjang dan super panas. Karena matahari dan asap kendaraan yang menjadikan AC mobil malah berhawa panas menyengat. Jalan yang seharusnya untuk dua arah tertutup mobil dari arah Jakarta yang menuju ke Jawa. Berhenti grak tidak jalan sama sekali.

Bisa dibayangkan bagaimana panas nya. Jam 11 mulai terurai karena banyak yang menepi setelah lihat ternyata karena pada menepinya sembarangan jadi menghalangi arus lalu lintas.

Jam 14:00 kami berhenti di sebuah rest area darurat di sebuah pabrik. Meskipun banyak mobil parkir juga tapi Alhamdulillah kami masih dapat slot untuk parkir dan istirahat.

Sejam kemudian kami jalan lagi. Meskipun harus bermacet ria dan badan dah tidak tahu rasanya haha.

Sabtu pas sahur sampai di Jogja rumah temen lalu setelah subuh aku dan suami melanjutkan perjalanan ke Solo.

Sampai rumah di Solo pukul 07:30.

Alhamdulillah hampir 2 hari di jalan 

Dan cerita teman ternyata lebih parah hampir 3 hari mudik ke Jawa timur.

2. 2010, 2011 dan 2012 hampir sama ceritanya cuma berbeda Tebengan haha.

3. 2013 dan 2016 tidak mudik saat lebaran.

4. 2014 dan 2015 mudik dengan mobil pribadi Alhamdulillah.  

5. 2017, 2018, 2019 mudik lewat tol baru jadi lebih cepat.

6. 2020 dan 2021 tidak mudik saat lebaran karena adanya pembatasan dan pelarangan berkaitan dengan adanya wabah virus covid 19.

Serba serbi mudik. Yang sebenarnya banyak cerita di mana pernah tidur di pinggir jalan, sholat di pinggir tol, antri kamar mandi di rest area, kehilangan bantal, mobil yang kalau mudik seperti warteg yang isinya komplit hihi dan masih banyak lagi.

Masya Allah tabarokallah. Itulah suka duka mudik saat lebaran ❤️


La, 23:33














 Menu saat lebaran baru aku kenal setelah menikah.

Di Solo keluargaku tidak ada tradisi menyiapkan menu untuk lebaran jadi ya aku terbiasa santai meskipun lebaran juga. Kadang kalau ditanya apa menu andalan saat lebaran jawabnya adalah bakso atau bahkan mie instan.

Alasannya kalau bakso karena memang bapakku jualan bakso jadi ya menu nya bakso haha..  kalau mie instan itu karena merupakan makanan mahal hihi. Jadi saat lebaran itu saat makan mie instan biasanya yang masak adikku yang bungsu kalau dia yang masak enak karena baksonya banyak 😂😀😆.

Itulah yang menu yang dikangeni kalau mudik lebaran hihi.

Setelah menikah dan tinggal di Jakarta aku baru mengenal menu lebaran yaitu : ketupat, sambel goreng kentang krecek atau hati sapi atau udang, rendang, opor, krupuk udang, sayur godog. Kadang lengkap semua itu ada tapi ada juga yang tidak semua menu full.

Ternyata masak ketupat itu susah-susah gampang. Waktu memasak juga lama kalau mau matangnya bagus bisa sampai 6 jam. Wow mantap ya. Tapi beneran sih jadinya tidak basi n tahan 2 hari atau mungkin lebih jika dimasukkan kulkas.

Aku sih belum pernah mencoba untuk memasaknya haha. Karena setiap lebaran adik-adik ipar atau tetangga selalu mengantarkan ketupat dan sayurannya.

Untuk tahun ini karena tidak mudik dan tinggal dirumah mertua ehem ehem.. aku belajar buat rendang meskipun pakai bumbu instan karena belum bisa menakar seberapa dan masak juga pake magic jar bukan di wajan pake kompor biasa.

Ternyata susah-susah gampang ya. Pernah mencoba memasak sebelumnya ternyata kebanyakan air jadinya lama banget matangnya dan dagingnya ketipisan sehingga cepet hancur. Nah yang sebelum lebaran mencoba membuat lagi Alhamdulillah enak dan bagus hasilnya hihi bangga dong iya dong iya lah .. sinetron banget kalimatnya hihi.

Sambel goreng. Nah ni pernah bertanya ke ibu ku caranya tapi pas praktek jadi lupa haha. Jadinya mencoba dengan mengingat saja step nya plus Googling hihi.. Alhamdulillah beberapa kali membuat ponakan bilang enak dan nagih hihi 

Sayur godog. Awalnya aku tidak tahu apa itu sayur godog. Setelah adik ipar lebaran mengantarkan ke sini baru aku tahu. Ternyata sudah sering memasaknya cuma belum tahu namanya. Kuah santan isinya labu Siam atau pepaya muda dengan buncis atau kentang. 

Opor nah untuk opor aku malah belum pernah kayaknya atau mungkin pernah tapi masih ragu apakah bisa disebut opor atau bukan hihi. Opor bisa berisi tahu, tempe, telur rebus, ayam atau daging. Kuah warna kuning pakai santan juga.

Memang menu lebaran cenderung bersantan. 

Untuk isian toples yang sering ada di sini juga seperti tradisi yang aku juga baru tahu yaitu : biji ketapang, nastar, putri salju, kastangel, kripik bawang, Khong Guan.

Kalau di Solo dulu ada emping, Mede, kacang bawang, Khong Guan.

Tapi untuk sekarang sih sudah banyak yang menyediakan juga nastar, putri salju dan kastangel juga.

Nah menu nya lebaran mantul kan. Tapi ingat ya jangan karena lebaran badan menjadi lebar-an hihi..

Intinya makan jangan berlebihan ❤️







 "Maafkan Ibu ya Nak, karena mendekati lebaran tapi baju yang kamu mau belum bisa terbeli." 

"Ibu, kan aku tidak berharap pakai baju baru di lebaran ini. Ayah yang terkena imbas pandemi membuatku tahu Bu kalau kondisi keuangan kita lagi belum stabil. Sudah jangan Ibu pikirkan."

Ibu memeluk anak semata wayangnya. Ya Allah anakku meskipun baru 7 tahun tapi pemikirannya sangat dewasa. 

Oh anakku maafkan kami, orangtuamu. Saat Lebaran baru sekali membelikanmu baju selebihnya dibelikan oleh om dan tantemu.

Ibu memang mendidikmu untuk tidak harus mempunyai baju baru saat lebaran karena yang penting adalah jiwa kita dan baju masih layak pakai dan bersih.

Astaghfirullah.. maafkan kami anakku. Ibu tidak akan berjanji apapun. Kita minta sama Allah ya nak, kuelus rambut anakku yang sedang tidur nyenyak.

Banyak orang bilang kalau beli baju baru untuk lebaran artinya jadi lebaran. Padahal bukan baju yang menjadi ukuran diterimanya amalan kita.

Dulu waktu aku kecil pernah dua kali tidak dibelikan baju baru. Ada rasa sedih tapi juga menyadari keadaan orang tua. Alhamdulillah. Meskipun untuk merasakan lezatnya kue nastar harus ke rumah tetangga yang orang kaya di kampungku. Bahkan bisa punya biskuit Khong Guan dan sirup ABC di rumah itu sudah mewah buatku.

Tapi bapak dan ibu selalu berusaha membelikan anak-anaknya baju baru. Bahkan sampai aku kuliah. Lalu bagaimana sekarang dengan anakku? Airmata tidak bisa kubendung. Ya Allah..

Keesokan harinya.

"Paket" Ibu melongok ke jendela. 

"Iya Pak!" Teriak Ibu supaya kurir itu mendengar suara Ibu.

Setelah menerima paket itu aku ke dalam. Tidak ada nama pengirim hanya nama Toko saja. 

Paket aku buku daan isinya Masya Allah, aku sujud syukur. Ya Allah ini baju yang diimpikan anakku. Koko dengan bordir yang manis dan ada tulisan Danish sebagai merk dagangnya. 

Aku buka secarik kertas didalam plastik yang berisi Koko tersebut.

"Bu, ini Koko buat putra ibu yang ukurannya tidak beda jauh dengan putra saya. 

Saya yang pernah ibu tolong tahun lalu. Waktu itu Saya kecopetan dan Ibu memberikan baju Koko yang ibu beli karena uang yang dicopet itu hasil menabung selama 1 tahun.

Alhamdulillah keadaan saya sekarang sudah lebih dari cukup dibanding tahun lalu. Kemudian saya berusaha mencari Ibu dengan sering ke pasar itu ternyata Allah kabulkan. 

Saya ikuti Ibu jadi bisa tahu alamat ini. 

Maaf ya Bu, karena Saya baru bisa mengirim paket saja. InsyaAllah lebaran hari kedua saya dan keluarga ingin bersilaturahim ke rumah Ibu.

O iya di dalam Koko ini ada amplop meskipun isinya tidak seberapa semoga bisa untuk modal usaha Ibu. 

Sekali lagi Saya minta maaf dan semoga Ibu berkenan menerimanya. Rizki ini dari Allah Bu bukan dari Saya.

Hormat Saya, 

Narsih

Aku menangis seketika membaca surat itu. Ya Allah.. hanya nama-Nya yang sanggup kusebut. Engkau tidak tidur.. Alhamdulillah 

Semoga Allah memberikan keberkahan kepada Bu Narsih dan keluarga aamiin

Ibu bergegas menemui anaknya yang lagi membuat selongsong ketupat dengan ayahnya di halaman belakang.

"Nak, ini dari Allah nak," ibu menyerahkan Koko itu sambil memeluk putranya. 

"Ibu, ini Koko yang aku pengen. Ibu beli?" 

"Tidak Nak." Ibu pun bercerita kepada anak dan suaminya.

"Masya Allah. Alhamdulillah. Pertolongan Allah akan datang di saat yang tepat." Kata Ayah.

"Nak, selalulah berbuat baik tanpa pamrih dan minta apapun sama Allah selalu libatkan Allah," pesan ayah ke putranya.

Mereka pun bertakbir menyebut asmanya..




La, 23:10







Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Author

Author
Pembelajar yang suka tantangan, tapi agak takut mengambil resiko. Suka bertualang, terutama dengan anak lelaki kesayangan, dan menuliskannya ke dalam tulisan. Read more about me at "About Me" on the menu.

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Tarawih hari Pertama
  • Mobil Balon
  • Review Buku Khadijah
  • Gebyar Karya P5 SDN Srengseng Sawah 07 Srengseng Sawah Jagakarsa
  • Perjalanan Syukurku di 2021
  • Berkelana dalam Lautan Ilmu Penulisan
  • Lebih Dekat dengan Kurikulum Merdeka
  • Aman dan Nyaman dengan Bluebird
  • Kabar dari Solo
  • Saldo Rindu yang Minus
Diberdayakan oleh Blogger

Laporkan Penyalahgunaan

  • Oktober 20251
  • Oktober 20241
  • Agustus 20241
  • Juli 20243
  • Juni 20242
  • November 20231
  • Oktober 20231
  • September 20231
  • Agustus 20232
  • Mei 202315
  • Maret 20231
  • Oktober 20221
  • September 20221
  • Agustus 20229
  • Juli 20222
  • Juni 20229
  • Mei 20229
  • April 20228
  • Maret 202213
  • Februari 202211
  • Januari 202219
  • Desember 20211
  • November 20218
  • Oktober 202113
  • September 202115
  • Agustus 202110
  • Juli 202113
  • Mei 202114
  • April 202127
  • Maret 202112

Trending Articles

  • Tarawih hari Pertama
  • Mobil Balon
  • Review Buku Khadijah
  • Gebyar Karya P5 SDN Srengseng Sawah 07 Srengseng Sawah Jagakarsa

Copyright © Foodicious Theme. Designed by OddThemes