HanieAgung
  • Home
  • About Me
  • Contact Me
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

Gebyar Karya P5 di SDN Srengseng Sawah 07 Srengseng Sawah Jagakarsa 

P5 yaitu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila merupakan upaya untuk mendorong tercapainya profil pelajar Pancasila dengan menggunakan paradigma baru melalui pembelajaran berbasis projek. Dengan menjalankan P5, pendidik diharapkan dapat menemani proses pembelajaran peserta didik untuk dapat menumbuhkan kapasitas dan membangun karakter luhur sebagaimana yang dijabarkan dalam profil pelajar Pancasila.  

Sedangkan tema yang  biasa diusung salah satunya yaitu kearifan lokal. Untuk sekolah di Jakarta akan mengangkat budaya Jakarta bertujuan membangun rasa ingin tahu  peserta didik mengenai kebudayaan dan kearifan lokal masyarakat Jakarta atau Betawi dan juga mengetahui perkembangan akan kebudayaan tersebut.

Selain itu kemdikbudristek mengharapkan adanya tema tersebut dalam kegiatan p5 agar peserta didik dapat mengetahui dan belajar mengapa masyarakat Jakarta berkembang, bagaimana sejarahnya, apa nilai dan konsep dibalik kesenian daerah Betawi, aneka ragam makanan dan minuman tradisional Betawi, sehingga diharapkan peserta didik dapat mengambil nilai - nilai luhur apa yang dapat diambil untuk diterapkan dalam kehidupan mereka. 

Gebyar Karya P5 SDN Srengseng Sawah 07 Srengseng Sawah Jagakarsa 

SDN Srengseng Sawah 07 Srengseng Sawah Jagakarsa, pada tanggal 14 Juni 2024 menyelenggarakan Gebyar Karya P5 yang mengusung tema Kearifan Lokal yaitu kebudayaan Jakarta atau Betawi. 

Peserta Gebyar Karya ini adalah kelas 1 dan 4 yang sudah menerapkan kurikulum merdeka. 

Adapun kegiatannya ada dua yaitu pentas seni yang menyajikan kesenian Betawi dan market day mengenai makanan dan minuman khas Betawi dimana kelas 1 dan kelas 4 disediakan booth untuk menggelar dagangan mereka. 

Menurut Bapak Asep Nurdaman, S.Pd, yang merupakan ketua panitia, acara ini terselenggara berkat kerjasama yang baik antara pihak sekolah, peserta didik dan orangtua peserta didik.  Beliau menyampaikan supaya anak anak dapat memahami kebudayaan Betawi melalui kesenian dan makanan khas.  Mengetahui juga mengenai proses pembuatan salah satu makanan yang akan dipresentasikan saat pentas seni. 

Pembukaan Gelar Karya P5 


Kedua host acara ini yaitu Ibu Regi Mirdinawati dan Ibu Pocut Khairizhannisa membuka acara pentas seni dengan semangat. Ketika anak anak diminta untuk menggaungkan yel yel SDN Srengseng Sawah 07 yaitu beriman dan bertaqwa, niat belajar untuk meraih cita-cita yes yes sangat terasa semangatnya. Terlebih ketika menyanyikan lagu Pelajar Pancasila.


Tak kalah bersemangat juga saat Lagu Indonesia Raya dikumandangkan dengan penuh khidmat yang dipimpin oleh Ibu Sri selaku dirigen, dimana para hadirin yaitu Guru, peserta didik dan orangtua berdiri dengan tegap.

Sambutan dan Pembukaan oleh Kepala Sekolah 

Kepala Sekolah : Ibu Siti Syaroh, S.Pd.

Dalam sambutannya Ibu Kepala Sekolah yaitu Ibu Hj. Siti Syaroh, S.Pd. mengharapkan orang tua memberikan ruang kepada anak untuk berkembang baik itu kognitif maupun literasinya dalam hal ini adalah literasi Numerasi.  

Literasi Numerasi di Gebyar Karya ini dapat dipelajari anak saat :

1. Bertransaksi jual beli yaitu pembeli menyebutkan berapa yang dibeli, penjual menghitung berapa total belanja dan berapa kembaliannya.

2. Saat membuat bahan makanan. Resep bahan bahan dan bagaimana langkah dalam membuatnya serta waktu yang dibutuhkan dalam proses memasak.

3. Menentukan harga jual.

4. Menghitung langkah dan jarak dengan teman sekelompok saat di atas panggung ketika pentas.

Jadi Ibu Kepala Sekolah berharap anak anak menjadi mandiri, berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan. 

Dalam sambutannya Ibu Siti Syaroh, S.Pd juga mengungkapkan kebanggaannya kepada murid kelas 5 yaitu Qotrunnada yang berhasil mengharumkan nama sekolah sampai tingkat provinsi dan akan berlaga di tingkat nasional. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah mengembangkan bakat anak untuk lebih berkembang dan mengharapkan anak anak lainnya juga dapat berproses dan berkembang untuk tergali juga bakat dan minatnya.

Selanjutnya Ibu Kepala Sekolah pun membuka Gebyar Karya P5 dengan disambut tepuk tangan dari para hadirin yang hadir menyaksikan pentas dan market day.

Pentas Seni 

Kesenian Betawi atau Jakarta yang diusung ke atas panggung ternyata beragam yang menunjukkan kekayaan budaya di negara ini. 

Kelas 1 dan kelas 4 menampilkan kesenian yang mampu memukau penonton serta menambah khasanah akan budaya Jakarta. 


Tari Sirih Kuning,  topeng Betawi, tari Ondel - ondel, tari Jali-jali, tari Sim-sim, Palang pintu, peragaan busana, permainan Wak Wak Gung dan masih banyak lagi tarian dari Jakarta yang ditampilkan. Selain itu juga presentasi anak anak mengenai makanan khas Betawi dari resep dan cara membuatnya. 

Anak - anak yang menampilkan tarian, menari dengan lincah dan memukau para hadirin. 

Demikian juga saat presentasi makanan khas Betawi yang menambah pengetahuan peserta didik bahkan orangtua yang hadir. 

Penampilan peragaan busana baju khas Betawi yaitu encim, papin dengan cukin dan peci, pengantin Betawi, serta Koko atau kaus putih dan celana Boim menjadi ilmu baru buat para hadirin.  

Palang pintu yang merupakan tradisi yang menjadi bagian dari upacara pernikahan masyarakat Betawi yang menggabungkan seni bela diri dengan seni sastra pantun, ditampilkan dengan sangat bagus oleh peserta didik Kelas 1  dimana selain berbalas pantun juga  disertai atraksi silat, dengan diiringi musik rebana dan kecrekan yang dimainkan oleh anak-anak. 

Market Day


Selesai acara pentas, transaksi jual beli pun dibuka. Anak anak dan orangtua yang hadir diperbolehkan untuk mengunjungi stand yang ada dan boleh melakukan transaksi jual beli  

Banyak makanan yang dijual di berbagai stand makanan khas Betawi ada nasi uduk Betawi, asinan, roti buaya, klepon, es Selendang Mayang, kue cucur, bir pletok, kembang goyang dan masih banyak lagi.


Selain itu makanan dan minuman lain pun tersedia yaitu : salad buah, risoles, puding, dimsum, es kuwut, es Milo, es kopyor, es teh, es cendol dan masih banyak lagi.

Alhamdulillah semua stand menyatakan bahwa dagangannya laris manis, anak anak pun senang karena jualannya banyak yang membeli. 

***

Semoga dengan adanya Gebyar Karya P5 ini menambah perbendaharaan kosakata dan khasanah keilmuan anak akan kebudayaan Jakarta dan peserta didik menjadi pelajar sepanjang hayat yang berkompeten, berkarakter dan berperilaku sesuai dengan kaidah Pancasila. (AH)

Referensi: 

https://pusatinformasi.kolaborasi.kemdikbud.go.id/hc/en-us/articles/8747598052121-Mengenal-Projek-Penguatan-Profil-Pelajar-Pancasila 

Foto : dokumen pribadi




Bermainnya adalah belajarnya 

Berawal dari rasa penasaran tentang program merdeka belajar menggiringku untuk mengenal lebih jauh apa itu Merdeka Belajar, Kurikulum Merdeka dan bagaimana aku berperan untuk anakku yang waktu itu mau masuk jenjang SD.

Akhirnya banyak membaca, bergabung menjadi member komunitas Sidina Commuity, mengikuti pelatihan fasilitator Ibu Penggerak menjadi lebih paham akan peranku sebagai ibu dalam mendampingi anakku untuk belajarnya.

Alhamdulillah di sekolahnya sudah menerapkan kurikulum merdeka dan wali kelasnya juga sangat kooperatif sehingga orangtua dapat berkonsultasi untuk mengetahui perkembangan anak anak di sekolah dan bagaimana mendampinginya saat belajar.

MATERI PEMBELAJARAN 

Anakku masih kelas 1 SD artinya mengalami transisi dari TK ke Sekolah dasar. Untuk itu saat peralihan ini anak belum bisa sepenuhnya menyerap pelajaran dalam hal ini masih kurang dalam pemahaman.

Contohnya mengenai soal cerita dalam matematika maupun bacaan dalam buku. 

"Dunia anak adalah bermain dan merdekanya anak dalam belajar yaitu melalui bermain". Jadi bagaimana anak dapat memahami materi pelajaran itulah menjadi tugasku dan peranku mendampinginya belajar dan berproses tanpa melihat hasilnya terlebih dahulu. 

Aku pun mempelajari kembali materi - materi pelajaran anakku. Memikirkan bagaimana materi dapat dipahami anak dengan lebih baik.

BELAJAR MELALUI BERMAIN 

Menyadari bahwa masih dalam masa transisi dari TK ke SD serta menyadari bahwa anak saat bermain itu tidak pernah main - main dan bermainnya itu adalah belajarnya, maka saat mendampingi anakku belajar aku menjelaskan apa yang dia kurang paham dengan memggunakan media permainan. 

1. Untuk memahami bacaan kuajak anakku membaca nyaring atau bermain kuis kata dan kalimat hal ini akan memperkaya kosakata dan pemahaman bahasa yang lebih baik dengan menenangkan.

2. Seringkali anakku masih kurang memahami soal dalam matematika jadi aku membuat permainan dengan Lego misalnya untuk menghitung panjang suatu benda, dengan jengkal, dengan langkah untuk menghitung jarak, membuat timbangan dari gantungan baju untuk mengetahui berat dan ringan, juga bermain science dengan metode STrEAM. 

3. Pertambahan dan pengurangan juga kulakukan dengan bermain. Baik menggunakan aparatus maupun melalui hitungan dengan menggunakan jari dan cara hitung dengan media kertas. Bermain ular tangga, dan Donal bebek ikut meramaikan permainan kami.

4. Story telling, bermain puzzle juga coding ikut menyertai saat mendampingi anakku belajar.

Itulah merdeka belajar yang kulakukan dalam mendampingi anak belajar.

MENEMUKAN TONGKAT MUSA

Aku seorang ibu rumah tangga yang menyadari peran sebagai ibu yang merupakan pemelajar sejati karena yakinku adalah sebelum anakku belajar maka aku dulu yang harus belajar.  Mendampingi anak untuk belajar yang merdeka yang berarti bukan bebas dari belajar tapi bagaimana anak dapat memahami dan menerima pelajaran dengan cara menyenangkan.

Seringkali kegiatan yang kulakukan ku posting di story WhatsApp. Kemudian aku mengusulkan di lingkungan untuk.mengajak anak membaca dan  bermain STrEAM meskipun ku sadar buku buku yang kumiliki masih terbatas. 

Alhamdulillah sambutan dan respon positif membuat kegiatan berjalan selama setahun. Sempat berhenti karena mudik dan ujian sekolah. Kemudian ada tetangga yang meminta anaknya untuk diajari dengan metode yang biasa kulakukan dengan anakku.

Alhamdulillah dua orang tetangga memberikan kesibukan baru buatku dengan menjadi guru les untuk anaknya. 

Itulah tongkat Musa yang kutemukan setelah menerapkan merdeka belajar dimana menjadi guru les sebagai ladang pencaharian untuk membantu perekonomian keluarga. (AH)







Bank BRI yang merupakan salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di negeri ini. Sebagai lembaga keuangan yang terpercaya dengan bergerak menjadi Pahlawan UMKM ini juga tidak ketinggalan jaman dengan selalu berinovasi sesuai dengan perkembangan jaman. 

Di era digitalisasi ini maka BRI yang awal berdiri di Purwokerto pada tanggal 16 Desember 1895 ini juga memberikan kemudahan kepada masyarakat dengan adanya Digitalisasi BRI dengan aplikasi berbentuk mobile banking yang bernama : BRImo.

Bank BRI yang berslogan BRI untuk Indonesia ini sangat memperhatikan kepuasan dan kecepatan dalam memberikan pelayanan kepada nasabah dan masyarakat dengan adanya BRImo.

Apakah BRImo itu?

BRImo adalah : Aplikasi keuangan Digital Bank BRI terbaru berbasis data internet yang memberikan kemudahan bagi nasabah maupun non nasabah BRI untuk dapat bertransaksi dengan User Interface dan User Experience terbaru, fitur login face recognition, login fingerprint, top up gopay, pembayaran QR dan fitur-fitur menarik lainnya, dengan pilihan Source of Fund/ sumber dana setiap transaksi dapat menggunakan rekening Giro/ Tabungan. (Sumber : BRI.co.id) 

Berbagai kemudahan yang dapat nasabah dan masyarakat dapatkan dengan mendownload BRImo ini yaitu:  (Sumber : BRI.co.id) 

1. BRImo sebagai penyegaran tampilan dengan mengedepankan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi.

2. Fitur Lengkap dari seluruh channel di ATM, Internet Banking BRI Web, SMS Banking dan Internet Banking BRI Mobile serta akan memperluas kerja sama dengan biller-biller agregator untuk menjawab kebutuhan nasabah dalam bertransaksi.

3. Membuka Rekening.  Calon nasabah BRI dapat membuka rekening melalui aplikasi BRI Mobile BRImo dengan meng-upload data diri serta mengirimkan video sebagai bentuk Know Your Customer (KYC) dalam pembentukan rekening. Dengan membuka rekening melalui BRImo, nasabah juga akan teregistrasi Brimo dengan fasilitas finansial. 

4. Nasabah baru dan nasabah eksiting yang belum teregistrasi internet banking BRI dapat melakukan registrasi internet banking dengan fasilitas financial melalui aplikasi BRImo. Sistem Bank BRI Indonesia Internet Banking ini terintegrasi dengan baik, registrasi internet banking ini cukup dilakukan melalui aplikasi BRImo tanpa harus ke unit kerja BRI.

5. Personal Financial Management (PFM) untuk membantu nasabah dalam menginformasikan jumlah pemasukan dan pengeluaran yang dilakukan selama bertransaksi menggunakan channel BRI. 

6. Fitur fast menu ini digunakan untuk menyasar pengguna yang sudah nyaman dengan Mobile Banking berbasis SMS. Fitur ini juga dilengkapi dengan adanya quick balance dimana nasabah dapat mengetahui saldo rekening utama dengan cara singkat. 

Aplikasi BRImo ini dapat kita download melalui playstore tapi harap menggunakan internet yang aman untuk keamanan dan kenyamanan saat bertransaksi internet banking dengan menggunakan mobile banking terbaru dari BRI yang merupakan bentuk Digitalisasi BRI ini ya.  

Siapkan juga data pribadi termasuk  KTP untuk lebih memudahkan saat pengisian jika belum mempunyai akun. Setelah selesai maka akan mendapat kode verifikasi melalui SMS. Kemudian buat password. Setelah itu kita dapat login untuk mulai berselancar dan bertransaksi di BRImo. 

BRImo Festival 

Sumber : foto dari @bankbri_id 

Saat ini dalam rangka ulang tahun ke 128 BRI mengadakan BRImo festival dan poinnya dapat kita cek juga melalui BRImo.  Banyak hadiah menarik di BRImo festival ini salah satunya mobil listrik . Wah makin menarik ya selain itu kita dipermudah juga dengan menukar poin melalui BRImo.  

Cara menambah poinnya pun sangat mudah yaitu melalui transaksi dan menabung di BRImo. 

Sumber : foto dari @bankbri_id
 

Pusat Bantuan Via BRImo 

Jika kita membutuhkan bantuan saat menghadapi kendala ataupun terjadi mengalami gangguan bertransaksi, selain dengan menghubungi call center BRI 1500017 atau melalui Sabrina di 0812 -12-14017, bisa juga lho melalui Pusat Bantuan via BRImo. Selain sebagai pusat bantuan kita juga bisa bertanya juga mengenai produk, kantor BRI, lokasi BRI link, dan promo bahkan bisa juga mengenai mutasi rekening.

Bank BRI sesuai dengan misinya ya yaitu untuk memberikan pelayanan prima kepada nasabah dan masyarakat memang sesuai kalau BRI untuk Indonesia dengan adanya Digitalisasi BRI ini maka Bank BRI akan tetap menjadi Bank terdepan dan terbesar di Indonesia. (AH)  


Sumber : BRI.co.id

Foto : @bankbri_id








Menjadi seorang ibu rumah tangga adalah cita citaku setelah kandasnya mimpi masuk perguruan tinggi yang berikatan dinas jika menjadi mahasiswanya. Bukanku memupus asa ataupun menutup pintu buat hadirnya cita cita yang lebih elegan dipandangan orang untuk kureguk akan tetapi kumenganggap menjadi ibu rumah tangga itu profesi yang tidak semua wanita mampu menjalaninya.

Akhirnya setelah berkutat enam belas tahun dalam riuh rendah dunia kerja, mimpiku menjadi ibu rumah tangga pun terwujud. Nyinyiran, sindiran, kasihan, dan menyayangkan keputusan yang kubuatpun berdatangan tanpa permisi dan salam. 

Awalnya aku santai tapi semakin lama meningkat sindiran yang membuatku akhirnya membuat story di media sosial : Cumlaudeku untuk anakku. 

Diam.. hening.. 1 hari, 1 minggu dan sampai sekarang Alhamdulillah serangan berhentj. Capek mungkin larena yamg diserang santai dan elegan membalasnya wkwkw.

Tak terasa hampir delapan tahun menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga. Ternyata memanglah berat dibandingkan saat bekerja di ranah publik. Ibu rumah tangga yang diremehkan, dipandang sebelah mata padahal tak semua orang bisa dan mampu menjalankan profesi ini. 

Bangga menjadi ibu rumah tangga yang bisa produktif, berbagj peran demgan anggota keluarga,  hingga membuatku terjun ke berbagai komunitas untuk meyakinkan diri benar tidak sih ibu rumah tangga bisa berdaya dan bahagia meskipun di tengah tugas domestik dan membersamai suami dan anak?

Jawabannya BISA

Keharuan menyeruak ketika melihat galeri dan deretan sertifikat terpajang. Bukan mengejar materi tapi bahagia ternyata ibu rumah tangga bisa berdaya..  airmata menganak sungai bukan karena lara tapi keharuan yang sangat ketika anak menjadi lebih mandiri, gentle membawakan belanjaan meskipun berat, bercerita bahagianya bersekolah dan bermain bersama. 

Teririmg perubahanku dari yang biasa di belakang layar menjadi fasilitator dan mampu bicara di depan umum tampa perlu bolak balik kamar mandi,  takut pelajaran mengarang  tapi sekarang terjun ke dunia menarikan pena yang merangkai untaian kata.

Terimakasih wahai diriku, Jazaakillahu Khairan katsiro ❤️, berubahlah menjadi lebih baik dan sholehah bukan buat siapapun tapi buatmu, ikhlaslah tanpa tapi jalankan peranmu. 

Ku yang terharu tanpa kata 🥰 

#writober2023
#haru
#RBMJakarta
#IbuProfesional


Festival Ibu Penggerak Sidina Community hadir kembali. Berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk 2023 ini aku ikut terlibat sebagai panitia. Acara yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 23 September 2023 ini mengambil tema : Berproses Menjadi Wanita Sehat, Cerdas dan Berdaya dengan Semangat Merdeka Belajar. 



Pukul 06:00 wib aku dan beberapa teman panitia termasuk Founder Sidina Community yaitu Ibu Susi Sukaesih, berangkat menuju Gedung D Kemdikbud Ristek RI di Senayan. Kami bertujuh berangkat dengan menggunakan moda transportasi taxi Blue Bird. Wuih bangga dong karena Blue Bird menjadi partner transportasi resmi Festival Ibu Penggerak 2023. 



Festival Ibu Penggerak Sidina Community 2023

Sesampainya di Gedung D Kemdikbud Ristek RI, taksi berhenti dan driver membantu menurunkan tas kami. Terimakasih Pak 😊.

Menuju lantai dua Gedung D yaitu aula auditorium yang menjadi tempat diselenggarakannya acara Festival Ibu Penggerak 2023 kami segera mengambil posisi masing-masing sesuai jobdesk. Aku menuju meja regristasi mempersiapkan absen, snack, air mineral, bolpoin dan kertas supaya memudahkan saat para peserta hadir. Satu per satu ibu-ibu hadir dengan senyum sumringah dan mulai regristasi kemudian masuk ke Ruang Auditorium. 

Pukul 08:30 terdengar pemutaran video Sidina Community dan Video Count Down Opening yang menandai dimulainya acara Festival Ibu Penggerak 2023. MC cantik Sri Rahayu memulai acara dengan mengajak hadirin untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dan berdoa bersama. kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ibu Susi Sukaesih, Founder Sidina Community, mengenai tiga tahun Sidina community dan impact bagi para ibu, keluarga dan masyarakat.



Acara dilanjutkan dengan pemutaran video tapping oleh Bapak Nadiem Anwar Makarim B.A., M.B.A. MendikbudRistek yang mengapresiasi adanya Ibu Penggerak yang sangat membantu dalam memasyarakatkan program dan kebijakan KemdikbudRistek. Setelah itu Bapak Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU, Menteri kesehatan RI mengutarakan mengenai peran komunitas dalam mewujudkan keluarga yang sehat.

Ibu I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E., M.Si yang lebih dikenal dengan nama Ibu Bintang Puspayoga, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia dalam videonya mengambil tema : Gerakan Ibu Penggerak dalam Pemberdayaan Perempuan. Ternyata Ibu penggerak pun merupakan upaya membedayakan perempuan di Indonesia. Dilanjutkan video tapping oleh Bapak Anang Ristanto, S.E, M.A, Kepala BKHM, menjelaskan tentang betapa pentingnya peran komunitas orang tua dalam Merdeka Belajar. Selanjutnya Apresiasi dari Founder Jabar Bergerak yaitu Ibu Dr. Hj. Atalia Praratya, S.IP., M.I.Kom yang lebih akrab disapa Ibu Cinta. Beliau sangat mengapresiasi dengan adanya Ibu Penggerak ini. Para peserta yang merupakan Ibu-Ibu Penggerak Sidina Community semakin bangga dengan tergabungnya mereka ke dalam Ibu Penggerak yang bergerak bersama untuk Pendidikan Indonesia yang lebih maju.

Pemaparan Materi FIP 



Untuk Festival Ibu Penggerak yang kedua kalinya diadakan ini memang istimewa selain jumlah peserta lebih banyak dari tahun lalu yaitu 300 peserta  yang terdiri dari member Sidina Community, Community partner, Sponsor dan media partner, juga narasumber yang lebih banyak dan kompeten dibidangnya. Adapun Pemateri atau Narasumber tersebut adalah :

1. Bapak Drs. Zulfikri Anas, M.Ed., Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran BSKAP Kemdikbudristek, yang memaparkan materi dengan judul : Makna Merdeka Belajar di Rumah. Beliau menyampaikan materi dengan santai tapi sangat mengena ke ibu - ibu yang merupakan madrasah utama bagi anak-anaknya dan yang membersamai dan mendidik ananda.

2. Ibu Bandoro Chariesta, MX B2B Key Account Manager : Goverment dan BUMN, beliau menjelaskan kepada peserta FIP dengan ramah mengenai Ibu Berdaya di Era Pendidikan Digital. Jadi makin paham bahwa kita sebagai ibu pun dapat berdaya lho di era digital saat ini.

3. Ibu Ainun Chomsun, Tim Staff Khusus Mendikbudristek bidang Komunikasi, turut menjelaskan mengenai apa saja sih peran komunitas orang tua dalam Merdeka Belajar. Jadi bukan hanya sekolah, tenaga pendidik dan siswa saja yang berperan.

4. Vini S dan Luthfi Ibrahim dari PINGU'S English turut memberikan edukasi kepada peserta Festival Ibu Penggerak bahwa ibu ibu juga dapat menjadi ibu yang cerdas di era globalisasi ini jadi jangan hanya beranggapan bahwa ibu hanya di rumah dianggap tidak cerdas.

5. Vena Annisa, public speaker, memberikan materi yang bagus buat ibu - ibu yang biasanya grogi saat berbicara di depan umum maka tema : Seni Berbicara di Depan Umum beserta tips nya menjadi materi yang minta penambahan waktu hehe.

6. Ibu Rusprita Putri Utami, Kepala Puspeka Kemdikbudristek, mengutarakan apa saja peran Puspeka dalam pendidikan keluarga. Penguatan karakter juga sebaiknya ditanamkan dari keluarga.

Talkshow

Seperti FIP yang pertama dimana talkshow menjadi acara yang ditunggu oleh peserta, maka tahun ini pun ada dua sesi talkshow, yaitu :

1. Gerakan Ibu Penggerak dalam Merdeka Belajar dan Launching Buku "Berproses Menjadi Wanita Cerdas" dimoderatori oleh Nurhadijah Putri yang menemani dua narasumber cantik yaitu Isthi Budi Setiawati (co-founder Sidina Community) dan Virginia Velin (wakil kornas Sidina Community). Saat launching buku, moderator juga meminta perwakilan para penulis yang ikut berkontribusi dalam penulisan buku yaitu Agung Handayani, Yuliantini Yuwono, Bhekti Setya Ningrum.

2. Berproses Menjadi Wanita Sehat, Cerdas dan Berdaya dalam Kerangka Merdeka Belajar, dimoderatori oleh Bhekti Setya Ningrum yang menemani berbincang tiga narasumber yaitu : Suci Hendrina (Head of CSR and Corporate Communication), Sarah Aspih (Marketing Manager Lumileds Phillips Automatic), Leny Vinisah ( Fasilitator Ibu Penggerak). Mereka berbincang mengenai pengalaman dan bagaimana untuk berproses menjadi wanita yang sehat, cerdas juga berdaya.

Hiburan dan Kuis Ranking 1 

Salah satu fasilitator ibu penggerak yang bernama Qatrinnadya ternyata mempunyai bakat untuk stand up comedy dan pernah ikut dalam lomba stand up di sebuah tv swasta tanah air. Ternyata memang beliau berbakat dan berhasil memecah ruangan dengan tawa dan tepuk tangan para peserta yang melihat aksinya. 

Kuis Ranking 1 menjadi acara yang ditunggu oleh para peserta karena hadiahnya adalah 1 buah Chrome Book dari Samsung. Namun sayangnya hasil akhir dari kuis ini adalah seri sehingga diputuskan untuk hadiah tersebut dilakukan secara pengundian melalui aplikasi dengan menginput nomer absen peserta.

Mardiah Syahidah lah yang akhirnya membawa pulang hadiah keren tersebut. Tapi kehebohan masihlah terjadi karena pembagian doorprize dan pemberian apresiasi kepada peserta yang sangat antusias hadir di Gedung D kemdikbudristek RI. 

Acara ditutup dengan foto bersama dan juga pembagian Goodie Bag. Alhamdulillah para peserta puas dan bahagia. Terimakasih teman-teman Sidina Community.

Taksi Bluebird



FIP tahun ini juga menjadi berbeda dengan digandengnya Blue Bird Grup menjadi partner transportasi resmi Festival Ibu Penggerak. Taksi yang sejak tahun 1972 mulai beroperasi di ibukota dan bertahan sampai saat ini karena selalu berinovasi dan menyesuaikan dengan perkembangan jaman.

Saat hendak pulang kumulai memesan taksi blue bird melalui aplikasi mybluebird. Alhamdulillah taksi yang kupesan pun tiba. ternyata cepet ya .. hal ini karena taksi ini selalu mangkal di tempat yang strategis dan cepat dalam pelayanan. Armada yang banyak sehingga memudahkan para penumpang untuk memanggil saat taksi melintas di jalan raya.

Driver yang ramah, mobil yang lega dan nyaman menyambutku ketika kubuka pintu taksi. Mobilpun berjalan membelah jalanan ibukota yang mulai padat. 

Sistem pembayaranpun juga memudahkan para penumpang. Selain tunai, juga bisa melalui Qris, Gopay dan menerima voucher taksi yang diterbitkan oleh Blue Bird. Wah semakin memanjakan para penumpang nih.

Alhamdulillah sampai rumah dengan selamat. Terimakasih Blue Bird. Terimakasih Festival Ibu Penggerak.

Mpls.di SDN Srengseng Sawah 07 Lenteng Agung Jagakarsa Jakarta Selatan 

Bulan Juli tepatnya tanggal 12 merupakan tonggak bersejarah buat anakku karena memasuki jenjang sekolah dasar.  Awalnya aku gundah bagaimana nanti dia saat transisi dari TK ke SD. Ternyata kegundahanku tidak.terjadi. Di sekolah untuk murid baru selama 10 hari diadakan MPLS yaitu masa pengenalan lingkungan sekolah. Anak - anak menggunakan baju seragam TK atau baju yang bebas asalkan sopan ( jika tidak TK ). 

Kulihat anak-anak begitu ceria, bahagia dan mengikuti kegiatan dengan antusias.  Setiap hari kegiatan MPLS ada temanya saat anak anak berbaris dan berkumpul di lapangan. 

Adapun temanya yaitu pengenalan guru wali kelas, kepala sekolah, para guru, ruang kelas, ruang guru, toilet, perpustakaan dan tempat olahraga serta rptra (yang masih dalam satu lingkungan dengan sekolah), kebersihan kelas dan sekolah, keberanian siswa untuk berbicara depan teman-temannya. Sedangkan saat di ruang kelas, anak-anak makan bersama kemudian bernyanyi dan bercerita.  

Setelah masa pengenalan lingkungan sekolah berakhir kuperhatikan anak - anak makin bersemangat untuk sekolah dengan memakai seragam sekolah dasar. Begitupun anakku. 

MENUJU MASUK SD PUN MENYENANGKAN

Pendidikan adalah hak seluruh warga negara Indonesia. Tidak boleh ada hal apa pun yang menyekat masyarakat Indonesia mendapatkan pendidikan. Begitulah amanat UUD 1945.

Terutama generasi penerus bangsa, dirasa amat penting memperoleh pengajaran sejak usia dini –khususnya mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD). Bekal ilmu pengetahuan yang diterima sejak SD akan menentukan keberlangsungan masa depan Indonesia.

Itulah mengapa keputusan Kemendikbudristek mencabut syarat seorang anak yang akan masuk SD sudah mahir dan mampu menguasai baca tulis berhitung (calistung) merupakan langkah tepat.

Seperti tadi telah dikemukakan: berpegang pada amanat konstitusi UUD 1945 bahwa semua masyarakat Indonesia berhak belajar. Dengan begitu anak-anak pun yang merupakan tulang punggung masa depan Indonesia juga berhak memperoleh pengajaran tanpa halangan.

Begini, anak-anak yang berusia dini tentu masih terbatas penguasaan calistung dikuasainya. Jenjang usia mereka adalah masa-masa untuk menikmati suasana permainan bahagia.

Justru anak-anak usia dini yang akan melanjutkan pendidikan ke level lebih tinggi yaitu SD ingin menambah pengetahuannya. Dari yang tidak paham atau mengerti calistung menjadi cerdas pandai.

Mereka –anak usia dini—memutuskan menempuh pendidikan selanjutnya ke SD sebab lebih ingin mengerti calistung dari yang tidak dikuasainya selama ini. Dalam tingkat satuan SD itulah mereka ditempa menguasai calistung.

Jadi aneh ketika anak yang niatannya ingin lebih pandai makanya ia masuk SD, namun dihalangi syarat-syarat tertentu yang membuatnya gagal bersekolah di jenjang lebih tinggi.

Kemendikbudristek telah melakukan kebijakan yang tepat melarang berbagai syarat yang menghalangi seorang anak usia dini untuk masuk SD. Keputusan yang patut diapresiasi.

Yang juga perlu diperhatikan adalah skema dalam memberikan pengajaran calistung kepada anak-anak usia dini yang baru menempuh jenjang pendidikan SD.  Perlu dibedakan antara mendidik kepada kelompok pelajar yang memang telah matang dan belum.

Dengan begitu maka perlu dikombinasi antara cara mendidik anak usia dini yang baru saja menempuh pendidikan di satuan SD secara menyenangkan namun tetap edukatif.

Hal inilah pula yang ditekankan Kemendikbudristek. Jangan sampai masa-masa membahagiakan anak usia dini hilang karena tuntutan mereka harus segera menguasai materi pelajaran –khususnya calistung.

Upaya Kemendikbudristek dapat disimak sebagai metode untuk menciptakan situasi transisi yang menyenangkan dan membahagiakan bagi anak usia dini dari satuan pendidikan PAUD/TK ke SD.

Dengan masa transisi pendidikan menyenangkan menuju ke SD akan membuat anak-anak usia dini terpacu semangat belajarnya sebab sekolah adalah dunia bermain mereka juga.***

Banyak orang tua yang khawatir ketika menyadari anaknya belum lancar membaca, berhitung ataupun menulis saat masuk sekolah dasar tetapi kekhawatiran itu menghilang karena tidak adanya tes calistung, mpls yang membuat anak-anak semakin semangat sekolah, tidak ada pr tapi jika belum selesai bisa dikerjakan dirumah dengan orangtua hal ini bertujuan untuk melibatkan bapak dan ibu untuk membimbing anaknya.

Buku paket dari sekolah yang menggunakan kurikulum merdeka, materinya tidak memberatkan anak dan orangtua juga mudah membimbing anaknya.

Sekolah Dasar yang menyenangkan membuat anak - anak yang masih masa transisi dari paud/TK ke SD merasa senang dan semangat bersekolah. (AH)
 




Sabtu, 29 Juli 2023 kulangkahkan kaki menyusuri trotoar menuju stasiun krl. Senyum terkembang melirik baju yang kukenakan. Yap ada tulisan yang menggelorakan semangat yaitu : Merdeka Belajar. 

Alhamdulillah meskipun berdiri dalam gerbong kereta tak menyurutkan langkahku untuk ke Gedung Post Bloc di Jakarta Pusat.

Stasiun Juanda yang merupakan stasiun terdekat dengan tempat acara Belajaraya 2023, menyapaku dengan keramahan penjaga yang memberikan informasi arah kemana aku harus melangkah menuju Gedung Post Bloc. Alhamdulillah disampingku ada tiga orang dara manja yang ternyata sejalan dan bersemangat menyusuri jalanan menuju Gedung tempat diselenggarakannya acara yang mengundang lebih kurang 4000 orang.

Sampai di Post Bloc kami berpisah karena berbeda tempat regristasi. Kulangkahkan kaki menuju east regristasi untuk menemui pic dari Sidina Community yaitu mba Vian dan mba Leni.

Sepanjang jalan banyak tempat yang instragamable dan cocok jadi tempat nongkrong ditambah aneka kuliner yamg memanjakan perut yang duluan konser dengan merdunya di jam 12 siang saat ini.

Gelang dan sticker



Awalnya ku di hadang oleh keamanan bagian regristasi karena belum memiliki gelang. Alhamdulillah mba Vian sudah melihat kehadiranku dan memberikan tiket tanda masuk yang dilingkarkan ke tangan menyerupai gelang dan tak lupa di beri stiker warna hijau muda sebagaj tanda all akses. Masya Allah takjub banget 😍 

Ruang Belajar dan Ruang Pameran

Banyak ruang belajar yang sudah disiapkan oleh semua murid semua guru yang menginisiasi acara ini. Banyak tempat yang sudah hampir penuh terisi oleh pengunjung yang hendak belajar ataupun melihat pameran dan menemanj putra putrinya di area anak.  

Sidina Community mendapatkan tempat untuk menjadi pembicara .



Lantai dua

Setelah puas menikmati pemandangan yang sungguh membuat mata terbuka dimana banyak orang yang peduli akan pendidikan dan haus ilmu, depan ada panggung yang sedang mempersiapkan dan panitia yang cek sound serta micropon. Kulangkahkan kaki menuju tangga samping panggung menuju lantai dua. 

Kutunjukkan gelang dan stiker kepada petugas penjaga pintu. Begitu dipersilakan masuk dan dibukakan pintu aku pun terkesima dengan suara lagu yang sangat familiar yeeeyyy RAN  ku tak bisa menahan keharuan bahwa sedekat ini nonton konser dan tidak ricuh meski pada bernyanyi dan bergerak ikuti irama musik.

Kuhampiri teman - teman dari Sidina Community yang ada di sayap kanan panggung. Kami nyanyi bareng hanyut dalam keseruan.

Kemudian talkshow tapi aku mundur sejenak karena belum menunajkan sholat Dhuhur. Ketika melihat ke lantai 1 panjang antrian pengunjung yang hendak masuk ke lantai 2 tak menyurutkan langkahku untuk turun menuju masjid di samping gedung.

Setelah kutunaikan empat rakaat kubertemu dengan teman tenan sidina community yang juga hendak masuk ke lantai 2 kembali. 

Ternyata untuk masuk kembali harus melalui pintu depan yang artinya ikut antrian. Alhamdulillah banget ketika menunjukkan gelang dengan stiker hijau langsung dipersilakan naik kembali. Ternyata wow penuh pengunjung yang hendak menyaksikan Tulus konser dan talkshow. 

Ketika bisa menyaksikan begitu dekat kemudian bernyanyi bersama teman teman dan Tulus masya Allah kubersyukur sekali. "Manusia manusia kuat itu kita, jiwa jiwa yang kuat itu kita"  masih terngiang dalam sanubari. 

Selesai menyaksikan Tulus, kemudian panggung di steril untuk talkshow para publik figur yang sangat peduli dengan pendidikan yaitu Bapak Prabowo, Maudi Ayunda, Bapak Anies Baswedan, Bapak Ganjar Pranowo, Vidi Aldiano, Tompi dan tentu saja Bapak Mentri kebudayaan riset dan teknologi RI yaitu Bapak Nadiem Makarim yang dipandu oleh mba Najela Shihab. 



Semua murid semua guru, sama sama belajar, sama sama bergerak untuk merdeka belajar yang berkelanjutan demi pendidikan Indonesia yang lebih maju.



Terimakasih banyak untuk Kemdikbud RI, ibu Ainun Chosum, Bapak Anang, Sidina Community, Ibu Susi Sukaesih, Ibu Isti Budi Setyawati, Viane, Leny Vinisah dan teman - teman Sidina Community 🥰



Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Author

Author
Pembelajar yang suka tantangan, tapi agak takut mengambil resiko. Suka bertualang, terutama dengan anak lelaki kesayangan, dan menuliskannya ke dalam tulisan. Read more about me at "About Me" on the menu.

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Tarawih hari Pertama
  • Mobil Balon
  • Review Buku Khadijah
  • Berkelana dalam Lautan Ilmu Penulisan
  • Gebyar Karya P5 SDN Srengseng Sawah 07 Srengseng Sawah Jagakarsa
  • Perjalanan Syukurku di 2021
  • Lebih Dekat dengan Kurikulum Merdeka
  • Aman dan Nyaman dengan Bluebird
  • Saldo Rindu yang Minus
  • Kabar dari Solo
Diberdayakan oleh Blogger

Laporkan Penyalahgunaan

  • Oktober 20251
  • Oktober 20241
  • Agustus 20241
  • Juli 20243
  • Juni 20242
  • November 20231
  • Oktober 20231
  • September 20231
  • Agustus 20232
  • Mei 202315
  • Maret 20231
  • Oktober 20221
  • September 20221
  • Agustus 20229
  • Juli 20222
  • Juni 20229
  • Mei 20229
  • April 20228
  • Maret 202213
  • Februari 202211
  • Januari 202219
  • Desember 20211
  • November 20218
  • Oktober 202113
  • September 202115
  • Agustus 202110
  • Juli 202113
  • Mei 202114
  • April 202127
  • Maret 202112

Trending Articles

  • Tarawih hari Pertama
  • Mobil Balon
  • Review Buku Khadijah
  • Berkelana dalam Lautan Ilmu Penulisan

Copyright © Foodicious Theme. Designed by OddThemes